Senin, 27 Juni 2011

10 Tipe Penonton Bioskop


10 Tipe Penonton Bioskop - Mahardika Blog's - Blog Tutorial |  Artikel Menarik | Tips Komputer dan Internet



Wahdans's Blogs - Para penonton Bioskop beda satu sama lainnya dari tujuan mereka menonton dan hal- hal yang mereka lakukan saat menonton. berikut 10 tipe Penonton bioskop.



1. Penonton Cari Perhatian
Tak bisa dipungkiri, sejak dulu kebiasaan nonton di bioskop merupakan ajang sosialisasi dengan teman-teman dan handai taulan. Seen and to be seen, demikian kata seorang rekan sosialite. Tak heran jika ada orang yang tampil maksimal dengan penampilan wah saat nonton di bioskop. Kalau bukan dengan busana yang bermerek mahal, dandanan menor atau aroma tubuh nan wangi. Tujuh kali tujuh sama dengan empat sembilan. Setuju tidak setuju yang penting penampilan. Dalam filmnya, Joko menggambarkan lewat perempuan yang bicara dengan volume suara keras.

2. Penonton Piknik
Siapa yang tidak sepakat jika bioskop adalah tempat tamasya? Terutama jika sedang ada pemutaran film anak-anak, banyak orangtua yang memboyong mereka nonton bersama. Penulis mengalami sendiri naik becak bersama adik-adik dan tetangga nonton film macam Ira Maya dan Kakek Ateng (tentu saja dibintangi Ira Maya Sopha dan almarhum Ateng) atau Anak-anak Tak Beribu (dibintangi kakak beradik Santi Sardi, Lukman Sardi dan Ajeng Triani Sardi). Sebuah piknik yang mellow lantaran film yang ditonton sungguh mengharukan.

3. Penonton Pacaran
Terserah mau dengan lain jenis ataupun sejenis. Bagi mereka yang berusia remaja, nonton bioskop adalah alasan ampuh untuk pergi dari rumah. Selanjutnya, lokasi wakuncar (so 80’s ya…) dipindahkan di tengah gelapnya bioskop. Bukan masalah pula, mau kelas atas atau kelas kambing, kelas AC atau kelas kipas angin. Yang penting bisa kencan. Taglinenya: film main, penonton main.

4. Penonton Pembajak
Tipe ini termasuk yang muncul belakangan. Teknologi baru melahirkan tipe penonton jenis ini. Dengan seperangkat kamera video mini, penonton pembajak merekam film dari awal sampai akhir. Maka tak heran, jika anda membeli VCD atau DVD bajakan berkualitas buruk, acapkali terdengar suara penonton ataupun bayangan tubuh penonton yang sedang melintas. Tentu saja tidak untuk ditiru, secara harga karcis bioskop jaringan 21 sudah murah sekali, paling murah kira-kira dua mangkok mie ayam.

5. Penonton Spoiler
”Nanti habis ini jagoannya ditembak, eh malah kena temannya”. Kalimat macam ini tentu saja sangat mengganggu kenikmatan saat menonton film. Maklumlah, umumnya penonton datang ke bioskop untuk mendapatkan cerita. Jadi jika ujungnya sudah diketahui buat apa lagi datang dan memelototi gambar. Biasanya penonton spoiler ini mereka yang sudah nonton film sebelumnya.

6. Penonton Kritikus Film
Kritikus film atau kritikus bukan ini-atau itu atau wartawan film terserah. Merekalah yang biasanya sibuk sendiri saat film diputar. Dengan bantuan penerangan dari ponsel mereka mencatat bagian-bagian yang dianggap penting dari film yang mereka tonton. Namun kini peran ponsel itu sudah tergantikan dengan perangkat gadget yang lebih canggih, entah PDA, communicator atau blackberry.

7. Penonton Ponsel
Penggunaan ponsel marak sejak satu dekade silam, tepatnya akhir 1990-an. Ketika masih jarang pemiliknya, wajar saja jika dia bersikap pamer dengan bicara keras-keras saat menjawab telepon. Sekalipun saat nonton di bioskop. Ternyata, perilaku kampungan ini masih juga belum hilang sama sekali. Sekalipun sudah dibuatkan himbauan larangan penggunaan ponsel saat film diputar, masih banyak yang lempeng aja tak perduli siapa yang di sebelahnya.

8. Penonton Tidur
Tipe penonton ini terbagi lagi atas ada dua macam. Pertama, sang penonton yang sudah kelelahan entah darimana hingga jatuh terlelap. Kedua, film yang ditonton sungguh membosankan hingga lebih baik tidur saja. Atau kata lainnya film itu dibuat khusus untuk mereka yang sulit tidur atau insomnia.

9. Penonton Telmi
”Kok jagoannya mati?”. Jika pertanyaan macam ini datang dari penonton sebelah kita, ini namanya malapetaka. Masih mending jika dia yang membayari karcis untuk nonton filmnya. Kata telmi alias telat mikir, bisa juga dari bahasa Inggris "tell me", atau ceritain lagi dong. Tentu saja sungguh bikin repot dan mengurangi kenikmatan nonton.

10. Penonton Perfeksionis
Konon penonton macam ini sungguh mengerti seluk-beluk film. Ciri-cirinya: selalu memelototi layar yang ada di depan matanya. Dia akan protes jika gambarnya tidak fokus, apalagi jika sampai rol yang belum datang-datang lantaran harus menunggu si Joni. Nah, jika ada yang teriak-teriak saat terjadi kondisi yang disebut belakangan boleh juga termasuk penonton perfeksionis.
»»  read more

Memasang Lagu Di BLog

Nah!!! apakah anda tertarik dengan Memasang Lagu Ciptaan kamu Sendiri di Blog ini??? jika tertarik ikuti langkah-langkahnya ya :)

1. Copy Paste ajah script di bawah ini :


<embed src="http://www.odeo.com/flash/audio_player_standard_gray.swf" quality="high" width="300" height="52" allowScriptAccess="always" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" flashvars="valid_sample_rate=true&external_url=http://up2.upload.pk/uploads/1253751906.mp3" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"></embed>


2. Kalo udah di Copy, kamu Paste deh di kotak HTML/JavaScript.
3. Selesai :) mudah bukan....

Keterangan :
  • Yang berwarna merah bisa kamu ganti dengan alamat situs lagu kamu yang barusan kamu upload, kalau saya untuk mengupload mp3nya di sini http://up2.upload.pk


  • Yang berwarna biru itu untuk mengatur panjang atau lebar, bisa kamu ubah ko sesuai dengan selera kamu :)


  • Finish ^.^

  • »»  read more

    Cara Membuat Halaman Statis (Static Page) pada Blogspot



    Wahdan's Blogs - Bertambah lagi fitur menarik dari blogspot. Para blogger yang blognya bernaung di blogspot kini sudah bisa membuat halaman statis (static page) pada blogspot. Jika dulu saya pernah mengatakan bahwa pada blogspot belum bisa dibuat halaman khusus yang terpisah, tetapi hanya halaman-halaman posting yang berurutan, namun sekarang kemampuan itu telah dibuat oleh Blogspot. Halaman khusus yang terpisah dari kumpulan posting (tulisan) inilah yang lazim disebut sebagai Halaman Statis (static page).

    Berikut ini langkah membuat halaman statis pada blogspot:
    1. Login ke dasbor blogspot Anda, kemudian klik link menu Posting.
    2. Selanjutnya klik submenu Edit Laman yang merupakan menu untuk membuat static page pada blogspot.
    3. Anda akan diarahkan pada pembuatan halaman baru. Cara mengisi halaman yang akan Anda buat mirip dengan membuat posting. Klik tombol Tayangkan Laman jika sudah selesai.
    4. Jika baru pertama kali membuat halaman statis ini, Anda akan diminta memilih lokasi dimana Anda akan menampilkan link halaman yang baru saja Anda buat. Link ini akan berfungsi sebagai menu pada blogspot Anda yang jika diklik akan menuju halaman tersebut.
    5. Ada 3 pilihan lokasi dari link menu halaman yang Anda buat:
      • Bilah Samping blog : jika Anda ingin menampilkan menu halaman statis Anda pada sidebar blogspot. Ini akan menjadi menu vertikal pada blogspot Anda.
      • Tab blog : jika Anda ingin menampilkannya di bagian atas blog Anda. Ini akan menjadi menu horizontal pada blogspot Anda.
      • Tidak Ada Gadget : jika Anda ingin menampilkannya secara manual seperti ketika membuat menu horizontal pada blogspot baik menggunakan CSS maupun membuat menu dengan Javascript yang pernah kita pelajari sebelumnya.
      Jika Anda memilih opsi pertama atau kedua, maka secara otomatis sebuah gadget baru yang bernama Gadget Pages akan bertambah pada blog Anda. Anda bisa melihatnya melalui menu Tata Letak kemudian pilih submenu Elemen Halaman.
       Anda bisa mengedit Gadget Pages ini jika ingin mengatur halaman apa saja yang ingin ditampilkan pada blog Anda. Hmm, menarik bukan?
    6. Anda juga bisa menambahkan secara manual Gadget Pages ini (jika tidak memilih pilihan pertama atau kedua pada langkah 5 di atas). Caranya seperti biasa, yaitu:
      • Pada dasbor Anda, pilih link menu Tata Letak, kemudian pilih subtab menu Elemen Halaman.
      • Klik link Tambah Gadget pada bagian blog yang ingin Anda tempatkan gadget pages ini.
      • Maka akan muncul window penambahan gadget baru. Silahkan cari dan pilih Gadget Pages.
    Saya rasa, Anda sudah bisa membuat halaman contact  pada blogspot pada halaman statis menggunakan fitur ini dan bukan lagi membuatnya pada halaman posting.

    Namun,masih ada beberapa kekurangan dari fitur ini. Mungkin karena masih baru dan bisa dikatakan jauh ketinggalan dari pada sistem yang dibuat oleh Wordpress. Beberapa kekurangannya adalah kita belum bisa membuatt dropdown menu pada blogspot menggunakan fitur ini. Selain itu, kita hanya bisa menambahkan 1 (satu) saja gadget pages nya. Artinya, kita tidak belum bisa membuat menu vertikal dan horizontal sekaligus menggunakan fitur ini.

    Meskipun demikian, perkembangannya masih layak untuk kita tunggu. Selamat mencoba......
    »»  read more

    Membuat Navigasi Halaman Bernomor/Paging


    Wahdan's Blogs _ Setelah lama saya mencari akhirnya dapat juga, jika biasanya pada halaman pada blog anda hanya ada older post ternyata itu bisa di ganti dengan halaman bernomor seperti gambar berikut:


    penasaran bagaiman cara membuatnya, langsung aja :
    yang paling penting anda harus login dulu
    2. masuk ke tata letak (layout) >> element halaman
    3. tambah gedget >> pilih HTML/java script
    4. copas dan code berikut:
    <style>
    .showpageArea {padding: 0 2px;margin-top:10px;margin-bottom:10px;
    }
    .showpageArea a {border: 1px solid #505050;
    color: #000000;font-weight:normal;
    padding: 3px 6px !important;
    padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
    text-decoration: none;
    }
    .showpageArea a:hover {
    font-size:11px;
    border: 1px solid #333;
    color: #000000;
    background-color: #FFFFFF;
    }
    
    .showpageNum a {border: 1px solid #505050;
    color: #000000;font-weight:normal;
    padding: 3px 6px !important;
    padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
    text-decoration: none;
    
    }
    .showpageNum a:hover {
    font-size:11px;
    border: 1px solid #333;
    color: #000000;
    background-color: #FFFFFF;
    
    }
    .showpagePoint {font-size:11px;
    padding: 2px 4px 2px 4px;
    margin: 2px;
    font-weight: bold;
    border: 1px solid #333;
    color: #fff;
    background-color: #000000;
    
    
    }
    
    .showpage a:hover {font-size:11px;
    border: 1px solid #333;
    color: #000000;
    background-color: #FFFFFF;
    
    }
    .showpageNum a:link,.showpage a:link {
    font-size:11px;
    padding: 2px 4px 2px 4px;
    margin: 2px;
    text-decoration: none;
    border: 1px solid #0066cc;
    color: #0066cc;
    background-color: #FFFFFF;}
    
    .showpageNum a:hover {font-size:11px;
    border: 1px solid #333;
    color: #000000;
    background-color: #FFFFFF;
    }
    </style>
    
    
    
    <script type="text/javascript">
    
    function showpageCount(json) {
    var thisUrl = location.href;
    var htmlMap = new Array();
    var isFirstPage = thisUrl.substring(thisUrl.length-14,thisUrl.length)==".blogspot.com/";
    var isLablePage = thisUrl.indexOf("/search/label/")!=-1;
    var isPage = thisUrl.indexOf("/search?updated")!=-1;
    var thisLable = isLablePage ? thisUrl.substr(thisUrl.indexOf("/search/label/")+14,thisUrl.length) : "";
    thisLable = thisLable.indexOf("?")!=-1 ? thisLable.substr(0,thisLable.indexOf("?")) : thisLable;
    var thisNum = 1;
    var postNum=1;
    var itemCount = 0;
    var fFlag = 0;
    var eFlag = 0;
    var html= '';
    var upPageHtml ='';
    var downPageHtml ='';
    
    
    var pageCount=5;
    var displayPageNum=3;
    var firstPageWord = 'First';
    var endPageWord = 'Last';
    var upPageWord ='Previous';
    var downPageWord ='Next';
    
    
    
    var labelHtml = '<span class="showpageNum"><a href="/search/label/'+thisLable+'?&max-results='+pageCount+'">';
    
    for(var i=0, post; post = json.feed.entry[i]; i++) {
    var timestamp = post.published.$t.substr(0,10);
    var title = post.title.$t;
    if(isLablePage){
    if(title!=''){
    if(post.category){
    for(var c=0, post_category; post_category = post.category[c]; c++) {
    if(encodeURIComponent(post_category.term)==thisLable){
    if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
    if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
    thisNum = postNum;
    }
    
    postNum++;
    htmlMap[htmlMap.length] = '/search/label/'+thisLable+'?updated-max='+timestamp+'T00%3A00%3A00%2B08%3A00&max-results='+pageCount;
    }
    }
    }
    }//end if(post.category){
    
    itemCount++;
    }
    
    }else{
    if(title!=''){
    if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
    if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
    thisNum = postNum;
    }
    
    if(title!='') postNum++;
    htmlMap[htmlMap.length] = '/search?updated-max='+timestamp+'T00%3A00%3A00%2B08%3A00&max-results='+pageCount;
    }
    }
    itemCount++;
    }
    }
    
    for(var p =0;p< htmlMap.length;p++){
    if(p>=(thisNum-displayPageNum-1) && p<(thisNum+displayPageNum)){
    if(fFlag ==0 && p == thisNum-2){
    if(thisNum==2){
    if(isLablePage){
    upPageHtml = labelHtml + upPageWord +'</a></span>';
    }else{
    upPageHtml = '<span class="showpage"><a href="/">'+ upPageWord +'</a></span>';
    }
    }else{
    upPageHtml = '<span class="showpage"><a href="'+htmlMap[p]+'">'+ upPageWord +'</a></span>';
    }
    
    fFlag++;
    }
    
    if(p==(thisNum-1)){
    html += '&nbsp;<span class="showpagePoint"><u>'+thisNum+'</u></span>';
    }else{
    if(p==0){
    if(isLablePage){
    html = labelHtml+'1</a></span>';
    }else{
    html += '<span class="showpageNum"><a href="/">1</a></span>';
    }
    }else{
    html += '<span class="showpageNum"><a href="'+htmlMap[p]+'">'+ (p+1) +' </a></span>';
    }
    }
    
    if(eFlag ==0 && p == thisNum){
    downPageHtml = '<span class="showpage"> <a href="'+htmlMap[p]+'">'+ downPageWord +'</a></span>';
    eFlag++;
    }
    }//end if(p>=(thisNum-displayPageNum-1) && p<(thisNum+displayPageNum)){
    }//end for(var p =0;p< htmlMap.length;p++){
    
    if(thisNum>1){
    if(!isLablePage){
    html = '<span class="showpage"><a href="/">'+ firstPageWord +' </a></span>'+upPageHtml+' '+html +' ';
    }else{
    html = ''+labelHtml + firstPageWord +' </a></span>'+upPageHtml+' '+html +' ';
    }
    }
    
    html = '<div class="showpageArea"><span style="padding: 2px 4px 2px 4px;margin: 2px 2px 2px 2px;border: 1px solid #333; background-" class="showpage">Page '+thisNum+' of '+(postNum-1)+': </span>'+html;
    
    if(thisNum<(postNum-1)){
    html += downPageHtml;
    html += '<span class="showpage"><a href="'+htmlMap[htmlMap.length-1]+'"> '+endPageWord+'</a></span>';
    }
    
    if(postNum==1) postNum++;
    html += '</div>';
    
    if(isPage || isFirstPage || isLablePage){
    var pageArea = document.getElementsByName("pageArea");
    var blogPager = document.getElementById("blog-pager");
    
    if(postNum <= 2){
    html ='';
    }
    
    for(var p =0;p< pageArea.length;p++){
    pageArea[p].innerHTML = html;
    }
    
    if(pageArea&&pageArea.length>0){
    html ='';
    }
    
    if(blogPager){
    blogPager.innerHTML = html;
    }
    }
    
    }
    </script>
    
    <script src="/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&callback=showpageCount&max-results=99999" type="text/javascript"></script>

    5. text yang berwarna merah bisa anda ganti dengan tetx seperti: first menjadi home,
    next menjadi lanjut, Previous menjadi kembali last menjadi terakhir
    6. letakkan di bawah posting blog seperti gambar berikut:

    7. simpan template, lihat hasilnya . . .
    »»  read more

    Rabu, 22 Juni 2011

    Plesetan ala INDOMIE ..


    1 .waktu aku lagi kemping ke gunung sama teman2 aku bawa bekal indomie
    aku makan indomie sama telor untuk sarapan, makan siang, makan malam.
    tengah malam teman2 di tenda kabur keluar semua gara2 aku sakit perut dan kentut2 sepanjang malam di dalam tenda
    ......
    2. ketika aku lapar.. ku buka lemari!! aku temukan Indomie,
    kubuka bungkusnya, ku buang indomienya, kubuka bumbunya,
    ku hirup bumbunya melalui hidung, lalu ku dibawa kerumah sakit!"
    ini ceritaku.. apa ceritamu?

    3. waktu itu aku lagi naek motor bawa sedus indomie, tiba2 aku jatoh! lalu orang2 pada dateng, kirain mao nyelamatin aku, engga'tau.a malah ngerebutin indomie yg pada jatoh!..,inI ceritaKu, apa ceritaMuu ??

    4.
    waktu itu aku lagi naek motor bawa sedus indomie, tiba2 aku jatoh! lalu orang2 pada dateng, kirain mao nyelamatin aku, engga'tau.a malah ngerebutin indomie yg pada jatoh!..,inI ceritaKu, apa ceritaMuu ??

    5.
    Dulu
    Waktu aku Kuliah di Jepang aku Suka Banget Makan indomie, TAPI...
    ..
    ..
    ..
    ..
    ..
    ..
    ..
    TAPI semua
    berubah sejak negara api menyerang hanya avatar ketua dari keempat
    elemen yang dapat menghentikannya,namun ketika dunia membutuhkannya
    dia menghilang, seratus tahun sejak saat itu, aku nemukan seorang avatar
    yang baru, seorang pengendali udara, dia pengendali udara dan perlu
    banyak belajar, tapi aku percaya avatar bisa menyelamatkan dunia..

    5.
    Di pagi hari
    Aku liat sebungkus indomie
    kunyalakan kompor, dan kumulai memasak air
    setelah panas, air nya aku campur ke ember berisi air dingin.
    Lalu aku pake air itu untuk mandi.
    Waktunya siap-siap berangkat sekolah deh.

    Itu cerita INDOMIE ku.
    Apa ceritamu ???

    6.
    "dulu waktu aku masih duduk di bangku SMP, aku selalu dibangunkan subuh untuk belajar. tapi suatu hari aku lupa pasang alarm sehingga telat sekolah. lalu papa menyiramku dengan kuah INDOMIE" itu ceritaku , apa ceritamu ?

    sama ini gan "Waktu itu aku laper. dirumah gak ada orang dan gak ada makanan. terus aku nemu INDOMIE di lemari dapur. langsung aja aku masak indomie nya. beberapa saat berselang ibuku pulang. lalu beliau pergi ke dapur dan bertanya: Indomie yang dilemari kemana, Nak? Itu indomie udah kadaluarsa, mau mama buang…" itu cerita indomiku ? apa cerita indomiemu ?

    7. lagi gan, dulu waktu di kampung saya lagi bawa indomie 1 bungkus tiba2 ada gempa dan ayah saya datang tapi bukannya nolongin saya malah ngambil indomienya .
    ini ceritaku, apa ceritamu???

    8. waktu itu aku PM ..
    malem malem aku laper..
    aku cari indomie...
    kata warug sebelah indomienya abis..
    sebelahnya lagi cuma ada mi sedaap...
    ...yaudah aku beli mie sedaap..
    tenyata lebih enak mie sedaap daripada indomie...

    itu cetita indomieku..
    berikan cerita indomiemu juga :)

    9. waktu aku ke hongkong, aku kangen banget sama indomie . Pas aku ubek2 isi tas, ternyata ada mie sedap rasa kari . Kuah nya nendang banget, aku tendang balik malah tumpah . Ngga jadi makan deh . Ini ceritaku, apa ceritamu
    »»  read more